Minggu, 02 November 2014

Kenangan Bersama Papa

Yang namanya hidup, pasti ada akhir dari penghujung kehidupan, yaitu kematian. Dan itulah yang terjadi pada Papa gue. dan pasti akan terjadi pada gue juga, walaupun sebenernya gue gak mau. dan gak akan pernah mau. jujur, gue takut. tapi harus dijalanin. segiat apapun lo berusaha untuk menghindar dari kematian itu, pasti kematian itu akan tetep berusaha nyari lo sampe dapet.

Papa adalah seorang yang tegas, disiplin, homuris, pekerja keras, dan penyayang. Dia itu orang yang baik. Sangat sangat baik. saking baiknya,  dialah orang yang pertama kali "dipanggil" oleh Yang Maha Pencipta di dalam keluarga kami.


Yang ga gue suka dari papa adalah ketika Almarhum marah. Dibalik sifatnya humoris dan suka menghibur, papa adalah orang yang Menakutkan ketika marah. Marah nya bisa meledak ledak. tapi justru itulah hal yang paling gue rindukan dalam hidup gue 3 tahun belakangan ini. apa yang paling gue benci malah menjadi hal yang paling pengen gue temuin lagi. tapi gue sadar, beliau marah untuk gue yang lebih baik lagi. Untuk menyadarkan gue bahwa gue harus menjadi anak yang berhasil kelak. Biar bisa buat Mama bangga. Biar bisa membuat dia bangga juga. biar bisa jadi orang yang berhasil.

Papa pergi meninggalkan sejuta kenangan yang emang ga bisa dilupain. Dari hal yang menyenangkan sampe hal yang nyakitin buat gue. Pokok nya papa itu............... Pahlawan. Buat gue.
Dan untuk kalian yang masih mempunyai kedua orang tua yang utuh, Bersyukurlah. Seburuk apapun mereka, Segalak apapun mereka. Yang mereka lakukan hanyalah untuk kebaikan anaknya. Mereka hanya ingin anak nya menjadi lebih baik. mereka hanya ingin menjadikan anak nya Seorang yang sukses, dengan cara mereka sendiri.

Selamat jalan Papa,
Kami disini Mencintaimu ~


Tidak ada komentar:

Posting Komentar